Showing posts with label Article. Show all posts
Showing posts with label Article. Show all posts

Virus H1N1 (Flu Babi) dari Evolusi Virus Influenza dan Obatnya

Friday, May 1, 2009

Virus influenza yang terganas dalam sejarah dunia adalah virus H1N1 yang menyebabkan wabah Spanish Flu. Wabah yang terjadi pada tahun 1918 ini telah mengakibatkan korban 100 juta jiwa, melebihi jumlah korban Perang Dunia I. Virus H1N1 ini, merupakan virus avian influenza yang telah berubah sehingga mampu menginfeksi manusia dan menular dari manusia ke manusia (Lipatov et al, 2004). Karena fenomena ini mirip dengan H5N1, maka tidak tertutup kemungkinan H5N1 juga bisa berubah demikian.
Jika ini terjadi, akibatnya akan jauh lebih parah daripada Spanish Flu. Hal yang sama juga terjadi pada H2N2, yang menyebabkan wabah Asian Flu pada tahun 1957 dan H3N2 yang menjadi dalang Hong Kong Flu pada tahun 1968, merupakah hasil antigenic drift dari jenis virus yang menyerang manusia dan yang menyerang burung.
Perubahan seperti ini sering terjadi di dalam tubuh babi. Karena babi bisa terinfeksi oleh berbagai jenis virus, babi berfungsi sebagai mixing vessel antara virus dari jenis yang berbeda. Hasil percobaan juga membuktikan passage virus flu burung pada babi menghasilkan virus influenza yang mirip dengan virus influenza manusia (Ito et al, 1998). Ini menunjukan babi berperan sebagai media terjadinya antigenic drift. Karena itu, babi memegang peranan penting dalam proses evolusi virus influenza.

Faktor Penentu Patogen
Sedikitnya ada dua faktor yang mempengaruhi tingkat patogen dari virus influenza. Pertama, protein hemagglutinin (HA) yang muncul di permukaan virus, atau yang dikenal juga dengan spike protein. Adanya cleavage site multibasa pada protein HA meningkatkan sifat patogen dari virus influenza (Stenhauer, 1999).
Protein HA ini, selain mempengaruhi patogenesis virus, juga berberan pada proses infeksi virus ke dalam sel. Protein HA secara langsung berinteraksi dengan reseptor yang ada dipermukaan sel, sehingga memungkinkan virus masuk ke dalam sel. Selain itu, HA juga mempengaruhi tingkat penularan, dimana akumulasi mutasi pada HA meningkatkan daya tular virus influenza.
Kedua, yang mempengaruhi tingkat patogenesis virus influenza adalah gen NS (nonstructural protein). Hal ini diduga karena gen NS membuat virus kebal terhadap interferon (IFN) dan tumor necrosis factor alpha (TNF-?), dua factor yang berhubungan dengan sistem imun tubuh yang juga mempunyai efek antivirus (Seo et al, 2002). Hasil penelitian membuktikan virus rekombinan yang memiliki NS yang berasal dari virus patogen, seperti H1N1 yang menyebabkan Spanish Flu, berhasil memblokir ekspresi gen yang diregulasi oleh interferon (Geiss et al, 2002).

Obat dan Vaksin Influenza
Obat merupakan alternatif penanggulangan infeksi influenza, terutama pada manusia. Saat ini ada dua jenis obat antivirus influenza yang tersedia. Pertama, ion channel (M2) blocker, seperti amantadine dan rimantadine. Obat ini memblok aktivitas ion channel dari influenza virus A, tidak influenza virus B. Akibatnya, aliran ion hidrogen akan terblokir sehingga virus tidak bisa melakukan proses perkembangbiakan.
Kedua, neurimidase (NA) inhibitor, seperti zanamivir dan oseltamivir. Karena protein NA berfungsi pada proses pelepasan virus bereplikasi di dalam sel, NA inhibitor ini membuat virus tidak bisa keluar dari sel. Akibatnya, virus akan teragregasi di permukaan sel dan tidak bisa pindah ke sel lain.
Sayang sekali, obat dari ion channel blocker memicu munculnya virus yang resisten. Pada hari ke-5 sampai ke-7 setelah konsumsi obat, 16-35% virus akan menjadi resisten. Bahkan virus ini patogen dan bisa menular kepada orang yang dekat dengan pasien. Munculnya virus yang resisten ini karena terjadinya mutasi pada protein M2.

Berbeda dengan obat ion channel blocker, obat NA inhibitor efektif terhadap virus influenza A dan B. Obat ini hampir tidak memicu munculnya virus yang resisten.

sumber LIPI

7 Langkah Cegah Penyebaran Flu Babi

dikutip dari kompas bahwasanya Ada tujuh langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Indonesia melalui Departemen Kesehatan dalam mewaspadai dan mencegah penyebaran Virus H1N1 atau Flu Babi (Swine Flu).

Demikian dikatakan dalam surat edaran dari Menteri Kesehatan RI, Siti Fadilah Supari yang dibacakan langsung oleh Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Prof Dr dr Cissy RS Prawira SpA(K) MSc, di Ruang Pers RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa.

Tujuh langkah tersebut ialah pertama, sudah terpasangnya thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) di terminal kedatangan bandara internasional, kedua, mengaktifkan kembali sekitar 80 sentinel untuk surveillance ILI dan Pneumonia baik dalam bentuk klinik atau virologi.

Ketiga, menyiapkan obat-obatan yang berhubungan dengan penaggulangan Flu Babi yang pada dasarnya adalh Oseltamivir yang sama untuk H5N1 (virus Flu Burung), keempat menyiapakan 100 rumah sakit rujukan yang sudah ada dengan kemampuan menangani kasus Flu Babi.

Kelima menyiapkan kemampuan laboratorium untuk pemeriksaan H1N1 (virus Flu Babi) di berbagai Laboratorium Flu Burung yang sudah ada, keenam, menyebarluaskan informasi ke masyarkat luas dan menyiagakan kesehatan melalui desa siaga.

Terakhir, simulasi penanggulangan Pandemi Influenza yang baru dilakukan minggu lalu di Makasar juga merupakan upaya nyata persiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai kemungkinan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau Public health Emergency Internasional Concern (PHEIC) seperti Flu Babi.

Menurut Cissy, virus H5N1 jauh lebih berbahaya daripada virus H1N1, terutama di Indonesia (jika dilihat dari angka kematianya).

Dikatakannya, kemungkinan virus H1N1 tidak akan mampu hidup di daerah tropis seperti Indonesia, sedangkan H1N1 biasanya hidup di daerah empat musim (kecuali pada saat musim semi dan panas).

WAP dan GPRS

Sunday, April 6, 2008

1. WAP
a. Pengertian WAP
WAP adalah singkatan dari Wireless Application Protocol yang membuat pengguna HP bisa mengakses layanan informasi melalui telepon mereka – mirip dengan browsing pada sebuah halaman web. Konsep WAP adalah menggabungkan dua industri besar yang berkembang pesat, yaitu: Wireless dan Internet. Banyak peralatan wireless yang bisa dipakai untuk aplikasi WAP, antara lain Handphone, pager, smartphone, Communicator. Jenis layanan lain yang dapat digunakan dengan aplikasi WAP adalah email, unified messages, notifikasi pesan dan Call management, online address, dan termasuk memudahkan transaksi e-commerce.

b. Versi WAP
WAP forum telah mengeluarkan beberapa versi WAP, yang sudah diluncurkan adalah WAP 1.0; WAP 1.1; WAP 1.2; WAP 1.2.1; WAP 2.0. WAP versi 1.0 dirancang pertama kali pada April 1998. Versi 1.1 sudah diluncurkan sejak Mei 1999. WAP versi 1.2.1 diluncurkan juni 2000 dan WAP versi 2.0 diluncurkan pada pertengahan tahun 2001.
c. Cara kerja WAP
WAP sendiri terdiri dari 5 layer, yaitu Wireless Application Environment (WAE), Wireless Session Protocol (WSP), Wireless Transport Protocol (WTP), Wireless Data Protocol (WDP) dan Wireless Transport Layer Security (WTLS). Dari kelima layer tersebut yang terlihat hanyalah WAE, yang menampilkan isi web ke layar. WAE terdiri atas wireless markup language, sebuah variant HTML yang biasa digunakan untuk menampilkan isi web di monitor. WML terdiri dari text dan hyperlink, tetapi bukan grafis.Ketika halaman WAP terlihat di mini browser pada ponsel, bagian lain dari WAP menjalankan bagian peranan penting di belakang layar. Wireless Session Protocol membuka dan menutup koneksi ke situs WAP. Wireless Transport Protocol membuat paket data berjalan sesuai dengan arahnya. Keneksi wireless kurang dapat diandalkan dibandingkan dengan koneksi kabel. Sehingga untuk menjaga agar data yang anda kirim dan terima berjalan dengan benar sangatlah penting. Wireless Layer Security, sebuah bagian dari Secure Socket layer yang biasanya digunakan untuk keamanan di web, mengkompres dan mengenkripsi data yang dikirim dari piranti wireless. Saat anda terkoneksi ke jaringan wireless dan meminta akses ke sebuah situs web yang mendukung WAP, telepon seluler akan mengirimkan permintaan tersebut ke gelombang radio ke sel terdekat dan langsung dirutekan ke internet melalui sebuah server gateway. Server gateway tersebut menerjemahkan permintaan ke format standard HTTp dan meneruskannya ke situs web. Jika situs tersebut merespon, maka ia akan mengirimkan dikumen HTML ke server gateway kemudian dikoneksikan ke WML dan merutekannnya ke antena terdekat. Antena tersebut akan mengirim via gelombang radio ke piranti WAP anga dan akhirnya micro browser akan menampilkan halaman tersebut.

2. GPRS
Mobile Switching Center ( MSC ) pada GSM hanya dapat melayani. traffic circuit switch dan tidak dapat menangani trafic paket. GPRS menggunakan teknik packet switching untuk mentransfer data kecepatan tinggi maupun rendah dan signaling pada jaringan GSM. GPRS digunakan pada jaringan seluler digital, sepeti GSM, DCS maupun PCS. GPRS distandarisasi oleh ETSI (European Telecommunication Standards Institute) GPRS dapat digunakan untuk membawa protokol paket data user, seperti IP maupun X.25. Kanal-kanal radio GPRS didefinisikan, dan dialokasikan sebagai berikut : Timeslot-timeslot interface 1 sampai 8 dialokasikan per frame TDMA, timeslot di-share dengan mengaktifan user. Up link dan down link dipisah. Skema coding radio kanal berada pada kecepatan bit 9 sampai 150 kbps per user.
Cara Kerja GPRS :
GPRS dilengkapi dengan dua komponen utama :
Serving GPRS Support Node (SGSN) dan Gateway GSN (GGSN)
- SGSN bertugas :
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh
profile data pelanggan GPRS (management mobility)
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya (location management)
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control Unit) di dalam BSC
- GGSN bertugas :
1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider
2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol data Units ) ke SGSN.
Jenis Telephone GPRS :
a. Kelas C : Telepon Kelas C amat mirip dengan telepon GSM yang ada sekarang ini. Telepon ini bekerja dengan keharusan anda memilih menelepon atau berselancar di Web. Pengguna tidak dapat melakukan keduanya secara bersamaan.
b. Kelas B : memungkinkan anda beralih dari telepon yang masuk ke berselancar di Web dengan koneksi GPRS. Misalnya, jika ketika anda men-download email ada telepon yang masuk, maka koneksi GPRS otomatis akan berhenti untuk sementara ketika anda menjawab telepon masuk tersebut. Setelah anda selesai berbicara, acara download email itu dilanjutkan kembali tanpa perlu melakukan koneksi ulang.
c. Kelas A : memungkinkan anda bertelepon dan ber-Internet sekaligus secara bersamaan. Masalahnya dengan telepon kelas A adalah alat ini membutuhkan catu daya transmisi dua kali untuk mengirim data maupun suara pada saat bersamaan. Konsekuensinya adalah alat ini harus lebih besar ukurannya serta mungkin menimbulkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, sampai saat ini yang diproduksi baru yang kelas B.
Kartu SIM untuk GPRS
Kartu SIM yang digunakan untuk GPRS amat mirip dengan yang digunakan pada telepon-telepon GSM yang ada sekarang ini. Jika anda memasukkan kartu SIM yang standar pada sebuah telepon GPRS, anda hanya dapat menelepon. Agar dapat tersambung ke Internet, pengguna harus menggunakan kartu SIM yang dapat tersambung ke line yang GPRS-enabled. Pada telepon tertentu, sebuah indikator GPRS akan muncul di layar telepon sebagai penanda

How to Make Your Website Sell!

Friday, April 4, 2008

How to Make Your Website Sell!
And overwhelm you with nothing but pure profits!

If your business is online for profit, then you know how important it is to convert your visitors into paying customers. Potentially, every customer who visits your website can be a paying customer. It does not matter how well you promote your website if it does not sell. If you are like me, you'll know that the most satisfying experience is to have your mailbox filled with orders, 24 hrs a day, 7 days a week, in most cases with no or little input from you. On a good day, we can make more than what the average American makes in a month, on the averagemaking what they would in 2 weeks. The good thing is that all this happens without any human intervention: the customer places an order on one of our websites, the order is approved, and the product is delivered digitally to a satisfied customer any time of the day or night. The money, minus a little processing fee, is deposited electronically in our bank account. EVERYONE can be successful online, if they follow some simple business etiquette. For now, lets focus on ten extremely important rules that can make or break your online business. How to make your website sell!

1: Attract TARGETED Traffic
It's a proven fact that targeted traffic will result in a greater visitors-to-sales ratio (sales conversion rate). A high number of untargeted hits are not necessarily better than fewer, targeted hits. Spending $50 on targeted traffic can be more profitable then spending over $500 on untargeted traffic. Why? Simply because the visitors derived from the targeted traffic want hat you have to offer. Thus, they will be much more responsive to what you offer on your web site.

2: Grab Your Visitor's Attention INSTANTLY
How? By using a BLUNTLY-WORDED (brutal), concise, benefit-filled headline. Then make your opening sentence continue what you were talking about in the headline, intensifying the effect of your headline. By the time the first paragraph is over, you should tell you FULL story in miniature. Write your headline and first paragraph from your prospect's point of view, not your own. The rest of your sales page should provide the details of your offer. Do not start with something like "Welcome to my website". An example of an effective headline could be:

"Blast Your Website With an Avalanche of High-Quality *Targeted* prospects within 10 Days or Less... GUARANTEED!"

A popular style that usually works wonders is the short 'How To' headline,
e.g.: "How To Increase Your Web Site Profits by 700% in 2 Weeks or Your Money Back!" As much as possible, use the words "You," "New" and/or "How to" in your headline. These are proven words that rivet attention. Hook them up to a benefit your prospect wants, and your response will skyrocket!

3: Implement The DIRECT RESPONSE Principle
The direct response principle is simply the means of selling products online via a sales letter. This must be strategically placed or easily accessible if it is not the front page. Don't be fooled into thinking your site must be content-rich in order to sell its products. You can have tons of free articles, contests, and surveys, but if there's no sales letter - you're killing the potential of your online business.

4: Prove You Care With Customer TESTIMONIALS
If you don't have any testimonials or positive comments from your customers, just ASK! Send an email to your customers and say you'd like some feedback, it need not be anything complicated. A good way would be to use a survey script, or just a simple email message to your customers. When I started marketing on the internet, I used to get a lot of positive comments, but never used to save them or put them on my website. Big mistake. Once you get those comments, collect and compile your most attractive comments and get permission to display them throughout your sales copy n your site, if possible including email addresses and web address. The testimonials will reinforce your credibility, which equals more sales - meaning more profits for you.

5: Utilize A Solid And Effective GUARANTEE
Making a simple change to your existing guarantee can result in an instant boost in sales... if done properly! When writing your guarantee, always remember that your aim is to eliminate all of your customers' dangers and worries. Even though you may get a few unscrupulous people who'll simply download your product and ask for a refund, your sales will definitely increase.

6: Use Detailed, Convincing Case Studies.
No matter what you're selling, people always have the following question in the back of their minds: "How will this work for someone like me?" A detailed, in-depth case study of someone using your product or service will answer that question, and when you include a case study like that, far more people will buy from you.

7: Edit Your Sales Page Ruthlessly
Every time you read your sales page, you'll always find something you can improve. If a word doesn't keep the reader reading by making what you're writing more interesting, or making what you're selling more appealing, remove it. Be very economical with words, and convey your message CLEARLY. Every word has to communicate really hard, and your copy has to be easy to read. The fewer words you have doing the same job, the more people will buy from you.

8: Be a real person
Tell people who you are, provide them with contact information. Few people will trust you with their money if they don't know who you are. Whenever possible, you should provide an easy way to get in touch with you, whenever possible, a phone number and valid email address. If you don't offer phone support, you should provide an very responsive email address through which customers/potential customers can contact you.

9: Use the power of automation
Automate your business as much as possible from the very beginning. Use auto-responders to provide highly requested information about your product or service. Follow-up auto-responders are also a great way to stay current with people who have expressed an interest in your offer. Most importantly, you'll boost your online sales profusely by following up with your prospects. Get a Response Monster (http://responsemonsters.com) as your professional follow-up lightning-fast uto-responder/Mailing list manager. With this you'll also automate PROSPECT CAPTURE.

10: Give one or more free bonuses
Bonuses, bonuses, and more bonuses! People love them, and yes, they are useful to most people. Offer a free E-book or two (feel free to give this out for free!) on topics of interest. From free vacations to a simple calculator to a free newsletter subscription, free bonuses dramatically improve response and your sales revenue.

 
 
 
 
Copyright © g4do-GadO